Oh Ternyata!
Karya : Dewa Ayu Putu Lupitha
Geovani
Nama Pemainnya Saya Bajak nama Teman
Sekelas Saya :D
Tak apalah kan .. Mian ne mian ne :-D
Lupitha Geovani As Pitha
Sri Artini As Yumank
Asri Andani AS Asri
Krisna Yuniyartini
As Nana
Pernahkah
kalian membaca cerita horror ? Menurut kalian mengasyikkan ? dan juga menyeramkankah
?? Ah kalo Aku Banget gitu deh haha,,
:-D Hobi ku gemar banget menggambar seperti karikatur.. ya begitulah,, tapi Aku
juga suka banget menulis cerpen loh.. Semoga kalian suka karyaku ini.. Jangan
dibaca kalo gasuka ya.. Ah langsung aja yokk :D.
.
.
..
.
Pitha menuruni tangga pelan. Gadis
cilik yang cantik ini tengah mencari seseorang. Yumank, sahabatnya, belum
ditemukan sejak pesta kelas XI selesai. Sebelumnya Yumank mau buang air di
toilet. Tapi Yumank tak kunjung datang padahal sudah 1 jam. Pitha pun curiga
dan mencari Yumank ke toilet perempuan. Namun pintu toilet terbuka dan tak ada
orang. Pitha pun gelisah. Firasat buruknya datang. Dia mengajak geng Semprul
yang belum pulang untuk ikut mencari Yumank. Geng Semprul menolak. Terpaksa
Pitha mencari Yumank seorang diri.
Pitha: “Mank… Kamu dimana? Jangan sembunyi-sembunyi gitu dong…”
Krsskkkkkhh…. Pitha mendengar suara benda jatuh. Dia menoleh ke belakang. Sebuah benda yang di bungkus kresek putih jatuh tepat dibelakangnya.
Pitha: “Ini apa? Berat sekali” *membuka kresek “Sebuah petunjuuukk!”
Rupanya isi kresek itu adalah sebuah kertas yang di remas. Pitha membukanya dan tertulis: ‘Pergi ke lantai 3 sekolah atau Yumank tak bernyawa. Jika dua menit kamu tidak datang juga, telinga kanan Yumank akan kupotong -B-’
Pitha: “Sadis…! Ehhh, sepertinya aku kenal ini tulisan siapa…” *berpikir “Nana? Iya, ini tulisannya! Untuk apa dia menangkap Yumank? Nanaaa!”
Pitha berlari ke lantai 3 secepat
mungkin. Hari sudah mulai gelap. Mama Pitha memperbolehkannya bermain sampai
jam 7 malam saja. Sementara sekarang jam 7 lebih 5 menit. Tapi ia tak peduli.
Dua menit sudah berlalu…
Dua menit sudah berlalu…
Pitha pun sampai di lantai 3. Belum pernah dia naik ke lantai 3. Karena Pak Satpam tidak memperbolehkannya, entah kenapa.
Ruangan berpintu coklat kusam membuat Pitha penasaran. Perlahan dia mendekati ruangan itu dan membukanya. Pitha terkejut bukan main. Ternyata di dalam teman-temannya tertidur. Terlihat Yumank berada di antara mereka. Pitha pun melotot dan berjalan menuju arah Yumank.
Pitha: “Mank bangun, Mank… Ternyata kamu disini, huh bikin kesel aja” *menggoyangkan Yumank “YUMANK BANGUNN!!!”
Yumank tak juga bangun. Tiba-tiba sosok berbaju hitam membuka pintu yang berada di dalam ruangan itu. Pitha terkejut sekali. Dia sangat takut dengan makhluk itu.
Pitha: “SIAPA KAMU?!”
Sosok: “Lah, Pitha ngapain?” *membuka tutup jubah
Pitha: “ASRIIII!”
Asri: “Kenapa? Kok Kamu disini sih?”
Pitha: “Kamu sendiri ngapain Sri? Aku kira hantu!”
Asri: “Kita kelas XIJ3, lagi latihan drama buat lomba besok. Kan kita sepakat latihan habis pesta. Kamu kan ikut karikatur, jadi ga ikut drama kita. teman-teman yang tidur aku kasih obat tidur yang beraksi selama 10 menit”
Pitha: “Berarti Yumank nggak ilang tapi disini, donng? Yah udah khawatir banget”
Asri: “Hahaha ngapain juga khawatir. Ngomong-ngomong kamu kesini kan cari Yumank, lah kamu kok bisa ada disini? Tau dari mana kita disini”
Pitha: “Ini gara-gara surat yang aku temuin. Pasti dari kamu soalnya ada lambang ‘A’-nya. Kamu tuh sok teka tekian banget” *mengelap keringat
Asri: “Surat? Enggak tuh! Aku sama sekali nggak nyebar surat. Sumpah deh, Tha…”
Pitha: “Te, Terus dari siapa Sri?”
Asri: “Ha… Hantu..!!!”
Pitha: “Jangan nakut-nakutin dong”
Asri: “Terus siapa lagi?”
Pitha: “Ehh di kertas itu ada tulisan kalau dua menit aku ga sampai sini kuping kanan Yumank di potong. Tapi ga ah, tadi waktu aku bangunin Yumank kupingnya masih 2 kok”
Asri: “Co… Coba kita cek”
Asri: “Terus siapa lagi?”
Pitha: “Ehh di kertas itu ada tulisan kalau dua menit aku ga sampai sini kuping kanan Yumank di potong. Tapi ga ah, tadi waktu aku bangunin Yumank kupingnya masih 2 kok”
Asri: “Co… Coba kita cek”
Mereka mendekati Yumank. Dan mereka dapati Yumank tanpa…
Telinga kanan!!! Dan bekasnya
berdarahh!!!
Pitha & Asri: “WAAAAA!!! YUMANKKKK!!!”
Pitha & Asri: “WAAAAA!!! YUMANKKKK!!!”
END
Hohoho :D Terima
kasih udah mau baca ..
Maaf Jelek+Ga suka :D
Jangan
lupa ngasi Kritik dan Saran Di Komentar Yah.. :)
Gomawo~
lanjutannya mana tuh????
BalasHapusah segitu aja :D
Hapus